Mlipir ke Hutan Pinus Jogja

Destinasi yang satu ini pasti juga udah nggak asing lagi, selain karena jaraknya yang cukup dekat dari Kota Jogja, tempat ini juga instagram-able banget. Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 9 Mei 2017, aku dan suami menyempatkan mampir ke sana, mumpung balik ke Jogja. Tempat ini berlokasi di daerah Dlingo, tapi banyak orang menyebut destinasi ini sebagai Hutan Pinus Imogiri. Hal ini karena lokasi ini lebih dekat ditempuh melalui jalan Imogiri arah makam Raja Mataram, padahal letaknya berada di Perbukitan Dlingo, Bantul.

Ini adalah kali kedua aku mengunjungi Hutan Pinus, sebelumnya satu tahun yang lalu kami melakukan sesi photo pre-wedding di sini :D. percayalah bahwa tempat ini selain asik untuk bersantai dan menikmati udara segar juga oke banget buat foto pre-wedding. Setahun yang lalu, untuk melakukan sesi pre-wedding di sana belum dikenakan tarif, namun ternyata sekarang sudah dikenakan tarif sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah), sedangkan untuk biaya masuk hanya sebesar Rp. 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah). selebihnya adalah biaya parker kendaraan, untuk Mobil Pribadi dikenakan tarif sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) dan kendaraan roda dua Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah).

IMG_20170519_145409
Salah satu foto pre-wedding yang kami lakukan di Hutan Pinus Jogja

Sama halnya dengan destinasi wisata lainnya, tempat ini akan sangat ramai pada saat weekend, oleh karena itu alangkah lebih baik jika mengunjunginya pada saat weekdays. Another Golden time buat mampir ke tempat ini adalah saat pagi hari, yaitu sekitar pukul 06.000 – 10.00 WIB dan sore hari sekitar pukul 15.00 – 18.00 WIB. Pada waktu-waktu itu kita bisa menikmati sunrise dan sunset yang bisa kita lihat di beberapa Puncak di sekitar Hutan Pinus.

PicsArt_05-19-02.42.28

Tips Mengunjungi Hutan Pinus Jogja :

  1. Gunakan kendaraan yang sekiranya mampu melewati kondisi jalan yang berliku dan menanjak, disarankan menggunakan kendaraan roda dua agar mobilitas lebih mudah mengingat banyaknya destinasi wisata lain yang tidak kalah menarik yang bisa dikunjungi di sekitar Hutan Pinus;
  2. Tips Kedua adalah hal yang sangat prinsipil dan menjadi etika dasar berwisata. Pelihara kelestarian lingkungan sekitar. Khusus untuk destinasi wisata yang berbau hutan, jangan sekalipun membuang puntung rokok, korek atau apapun yang dapat menimbulkan api, hal ini dapat berakibat fatal dan menimbulkan kebakaran hutan. Ingat lho, ini ada ancaman hukuman pidananya berdasarkan Undang-undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
  3. Jaga kebersihan, buanglah sampah pada tempatnya. Dan jangan melakukan corat coret pada semua fasilitas yang tersedia, khususnya pada batang pohon pinus yang dengan cara menggores-goreskan tulisan dengan benda tajam. Be a smart traveler, please ! 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: